PROPOSAL USAHA MIE AYAM PELANGI
PROPOSAL
USAHA
MIE AYAM PELANGI
(mie
sehat, cita rasa khas)
Disusun Oleh : Salwa Hayati
Nama : Salwa Hayati
NIM : 3403200065
Kelas : Akuntansi Reguler C
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS GALUH 2021
DAFTAR ISI
Ringkasan.............................................................................................................. 3
Daftar Isi............................................................................................................... 4
BAB I Pendahuluan............................................................................................. 6
1.1
Latar Belakang Masalah....................................................................... 6
1.2
Perumusan Masalah.............................................................................. 6
1.3
Tujuan Program.................................................................................... 6
1.4
Output yang Diharapkan...................................................................... 7
1.5
Kegunaan Program............................................................................... 7
1.6
Sekilas tentang perusahaan................................................................... 7
2.1
Manajemen Pemasaran......................................................................... 9
2.2
Manajemen Produksi............................................................................ 9
2.3
Manajemen Sumber Daya Manusia.................................................... 10
2.4
Manajemen Keuangan........................................................................ 10
BAB III Pembahasan......................................................................................... 12
3.1
Gambaran Umum Pasar...................................................................... 12
3.1.1
Rencana Penjualan.................................................................. 13
3.2
Manajemen Produksi/Operasional...................................................... 16
3.2.1
Produk.................................................................................... 16
3.2.2
Distribusi Produk dan Operasional......................................... 16
3.2.3
Kapasitas Produksi Jasa.......................................................... 17
3.2.4
Pemasangan Sarana Penunjang............................................... 17
3.2.5
Biaya Modal Produk.............................................................. 17
3.2.6
Biaya Umum Usaha................................................................ 19
3.3
Manajemen Sumber Daya Manusia.................................................... 19
3.3.1
Aspek Organisasi.................................................................... 19
3.3.2
Perizinan................................................................................. 19
3.4
Manajemen Keuangan........................................................................ 19
3.4.1
Proyeksi Keuangan................................................................. 19
3.4.2
Analisis Keuntungan.............................................................. 20
3.4.3
Analisis Kelayakan Usaha...................................................... 20
3.5
Penjadwalan....................................................................................... 21
BAB IV Kesimpulan dan Saran........................................................................ 22
4.1
Kesimpulan......................................................................................... 22
4.2
Saran................................................................................................... 22
BAB I
Pendahuluan
1.1
Latar Belakang Masalah
Banyaknya
makanan olahan yang berbahan dasar mie di pasaran membuat sebagian konsumen
khawatir akan keamanan dan kebersihan proses pengolahannya.
Pasalnya ada sebagian oknum yang
menjual mie dengan bahan dasar yang sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia.
Seperti degan menambahkan kandungan lilin dan dan bahan pengawet lain pada
makanan mie ayam yang banyak dijumpai di Indonesia.
Oleh
karena itu penulis berinisiatif untuk membuat inovasi-inovasi terbaru tentang
makanan sehat dengan bahan dasar mudah namun mempunyai segudang manfaat untuk
tubuh manusia. Dengan pertimbangan segala aspek yang ada maka diharapkan
masyarakat dapat menerima produk ini dan menjadikannya sebagai salah satu
makanan favorit.
1.2
Perumusan Masalah
Terkait
pada pemabahasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa masalah yang timbul adalah
bahwa mahasiswa ingin makanan dengan olahan mie yang sehat
tanpa bahan pengawet yag berbahaya. Dan memiliki cita rasa yang tak kalah dari
mie ayam lainnya.
1.3
Tujuan Program
Tujuan
dari program ini yang
paling utama adalah untuk memuaskan
para konsumennya dengan menyediakan makanan sehat dengan rasa yang enak dan tidak berbahaya bagi kesehatan tubuh
manusia. Tujuan lainnya adalah ingin menambah lapangan
pekerjaan.
1.4
Output yang Diharapkan
Adapun harapan-harapan yang ingin
dicapai dari bisnis ini adalah perusahaan bisa memliki banyak konsumen yang loyal, keuntungan yang fantastis, menjadi
bisnis yang merajai
pangsa pasarnya, dan mengurangi
jumlah pengangguran di lingkungan masyarakat.
1.5
Kegunaan Program
Program bisnis
ini juga memiliki
kegunaan, diantaranya:
A.
Turut meningkatkan jumlah wirausahawan yang akan mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia
B.
Menciptakan lapangan pekerjaan sehingga mengurangi angka pengangguran
C.
Mendukung gerakan hidup
sehat
1.6
Sekilas Tentang Perusahaan
|
- Nama Perusahaan |
: |
Mie Ayam Pelangi |
|
- Nama
Pemilik Perusahaan |
: |
Salwa Hayati |
|
- Alamat dan Kontak Personal |
: |
Jl.
R.E. Martadinata No.150 Ciamis 46213 Email: Facebook :
Mie Ayam Pelangi chy Twitter : @MieAyamPelangicihuy No.Telepon : 08217179294 |
A. Profil Singkat
Bisnis
Mie Ayam Pelangi merupakan bisnis yang
bergerak di bidang kuliner. Makanan ini berbahan dasar Mie yang terbuat dari
campuran sayuran sebagai pewarna alami. Seperti warna orange dari sari pati
wortel, warna hijau dari sawi, warna merah dari buah naga. Usaha ini ditempatkan di tempat-tempat strategis di sekitar kampus.
B.
Visi dan Misi Bisnis
-
Visi
Menjadi bisnis
kuliner sehat yang sukses.
-
Misi Perusahaan
1)
Melayani dengan ramah, jujur,
bertanggung jawab dan mengutamakan kepuasan konsumen.
2)
Menyediakan makanan
sehat yang berbahan dasar sayuran
C.
Logo Perusahaan
Bab II Metodologi
2.1
Manajemen Pemasaran
Menurut John W.
Mullins Manajemen pemasaran adalah proses menganalisis, menerapkan,
mengkoordinasikan, dan mengendalikan program, yang melibatkan konsepsi,
penetapan harga, promosi, dan distribusi produk, jasa dan ide-ide yang di
rancang untuk menciptakan dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan
target pasar untuk tujuan mencapai tujuan organisasi. (https://www.brilio.net/serius/17-pengertian-manajemen-pemasaran-menurut-para-ahli-jelas-dan-lengkap-200420t.html)
Dari segi pemasaran, langkah pertama yang dibahas oleh perusahaan
adalah analisis dari peluang yang dimiliki, baik internal, maupun eksternalnya. Sehingga
akan memunculkan strategi
yang tepat, yaitu strategi WT
(weakness;threats). Selanjutnya dijelaskan juga gambaran
umum pasar, rencana
penjualan dan strategi
pemasarannya yang
di
bahas dalam 7P‟s.
2.2
Manajemen Produksi/Operasional
Manajemen produksi merupakan salah satu bagian dari bidang manajemen yang mempunyai peran
dalam mengordinasikan berbagai
kegiatan untuk mencapai tujuan. Untuk mengatur kegiatan ini, perlu dibuat keputusan- keputusanyang berhudbungan dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai dengan apa yang
direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi
menyangkut pengambilan keputusan
yang berhubungan dengan proses produksi
untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_produksi).
Tentunya segala aktivitas produksi
juga tidak terlepas dari aktivitas
operasi yang di jabarkan dalam suatu manajemen
yang disebut manajemen
operasi. Manajemen operasi adalah
area bisnis yang berfokus
pada proses produksi
barang dan jasa,
serta memastikan operasi
bisnis berlangsung dengan efektif dan efisien. (http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_operasi).
Untuk mencapai tujuannya, di dalam proposal
ini dibahas apa saja produk-
produk yang akan ditawarkan, bagaimana
pendistribusian produknya,
seberapa banyak kapasitas produksinya, termasuk biaya- biaya yang harus
dikeluarkan agar bisnis ini bisa
berdiri.
2.3
Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur
hubungan dan peranan
sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien
dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. MSDM didasari pada suatu
konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia - bukan
mesin - dan bukan semata menjadi sumber
daya bisnis.Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dll. (http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_sumber_daya_manusia)
Di dalam proposal ini akan disebutkan
mengenai penyusunan karyawan, dan kompensasi karyawan.
Manajemen sumber daya manusia
melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung sumber daya manusianya
2.4
Manajemen Keuangan
Menurut Agus
Sartono : Manajemen keuangan dapat diartikan sebagai manajemen dana baik yang
berkaitan dengan pengalokasian dana dalam berbagai bentuk investasi secara efektif
maupun usaha pengumpulan dana untuk pembiayaan investasi atau pembelanjaan
secara efisien. (2001:6) (https://ekonomimanajemen.com/pengertian-manajemen-keuangan-menurut-para-ahli/)
Di dalam proposal ini akandibahas mengenai proyeksi keuangan, kelayakan
usaha dan keuntungannya.
BAB III
Pembahasan
3.1
Gambaran Umum Pasar (STP)
A. Segmenting
-
Masyarakat di kota Ciamis
-
Masyarakat usia diatas 4 tahun
B. Targeting
Kalangan pelajar dan mahasiswa di kota Ciamis
C. Positioning
Makanan sehat
dengan cita rasa khas.
Permintaan
|
Bulan |
Perkiraan Permintaan ( dalam Unit ) |
|
Februari |
1500 |
|
Maret |
2000 |
|
April |
2500 |
pesaing
|
Nama Perusahaan Pesaing |
Kapasitas Produksi / Bulan ( dalam
Unit ) |
|
Mie Bakso |
2000 |
|
Mie Ramen |
1500 |
|
Mie ayam pangsit |
2000 |
penawaran dari seluruh jenis ukuran
|
Bulan |
Perkiraan
Penawaran ( dalam
Unit ) |
|
Februari |
2000 |
|
Maret |
2500 |
|
April |
3000 |
3.1.1
|
*rencana
penjualan dari seluruh
jenis produk Pemasaran
A.
Product
·
Menu A = ukuran biasa
·
Menu B = ukuran
jumbo dengan penambahan satu butir telor
B.
Price
·
Menu A =
12.000 rupiah
·
Menu B = 20.000 rupiah
C.
Placement (pendistribusian produk)
Kami memproduksi sendiri produk, memasak
di tempat (cepat saji) dan langsung
diberikan pada knsumen.
Kami berbelanja bahan di pasar tradisional. Tempat
usaha akan ditempatkan di sebrang kampus Universitas Galuh.
D.
Promotion
|
Advertising |
Sales Promotion |
Public Relation |
|
Brosur, poster,
pamflet, media sosial
(twitter dan facebook) |
Program beli…porsi gratis….porsi. |
Member |
E.
People
|
Yang berbelanja |
Yang menjual |
|
Yang
berbelanja adalah kami
sendiri, sehingga kami bisa benar-benar memastikan kualitas produknya |
Usia minimal
SMP, jujur, apik,
tekun, sabar, ramah dan sopan,
rajin. |
F.
Process
- Kami berbelanja, ke pasar tradisional.
- Kami membuat mie dan mengolah sendiri
-
Kami membawa ke outlet
-
Penjual sudah
stand by di outlet, membuka
lapak,
,membersihkan gerobak
dan peralatan. Lalu membuka order
-
Konsumen datang ke outlet, memilih
menu
- Penjual memasaknya segera, max 5 menit per pesanan (atau disesuaikan dengan pesanan)
-
Konsumen menerima produk,
dan membayar
-
Penjual melayani transaksi
G.
Psychal Evidence
-
Panci besar
-
Kulkas mini
-
Kompor gas
-
Tabung Gas
-
Gerobak
-
Serokan penggorengan
-
Tempat plastik
-
Plastik
-
Mangkok
-
Kursi plastik 5 buah
3.2
Manajemen Produksi
3.2.1
Produk
Berikut ini diuraikan sebagian jenis produk yang ditawarkan:
|
Menu A |
Menu B |
|
Mie ayam pelangi ukuran biasa tanpa tambahan telur. |
Mie ayam pelangi ukuran jumbo dengan tambahan 1 butir telur. |
3.2.2
Distribusi Produk dan Operasional
·
Pendistribusian produk
Kami mendistribusikan produk
langsung ke konsumen
·
Operasional
1)
Konsumen datang ke outlet, lalu memesan produk
2)
Penjual mengambil bahan baku di dalam kulkas, mencelupkan mie kedalam panci yang berisi air
mendidih kurang lebih selama 3 menit,
setelah itu masukan
mie ke mangkok, siram dengan kaldu ayam dan toping yang lainnya, lalu menyiapkan
packaging dengan menggunakan kantong plastik/mangkok (jika di akan di makan di tempat).
3)
Konsumen membayar
4)
Penjual menerima transaksi, dan mengucapkan “terima
kasih,silakan datang kembali”
3.2.3
Kapasitas Produksi Jasa
Untuk kapasitas produk kami mampu membuat 30 porsi menu
A, 30porsi menu B,
dan 40 porsi menu C per
hari.
3.2.4
Pemasangan Sarana Penunjang
|
Peralatan |
Jumlah Biaya
(RP) |
|
1. Kulkas mini |
1.200.000 |
|
2. Kompor gas
1 unit |
300.0000 |
|
3. Tabung gas kecil |
1.500.000 |
|
4. Selang dan
Regulator |
115.000 |
|
5. Gerobak |
2.500.000 |
|
6. Kursi plastik 5 buah @ Rp 60.000,00 |
300.000 |
|
7. Peralatan masak
(pan, capitan, saringan, dll) |
Milik pribadi |
|
Total Biaya
Pemasangan Sarana Penunjang : |
Rp 5.915.000,00 |
3.2.5
Biaya modal produk
|
Peralatan |
Harga satuan (RP) |
Jlh (unit) |
Total (RP) |
|
|
12.000/100 porsi |
100 |
12.000 |
|
plastik |
15.000/100lbr |
1 paket |
15.000 |
|
Staples+refill |
10.000 |
- |
10.000 |
|
Kantong plastik putih |
5.000 |
- |
5.000 |
|
bahan pembuatan mie |
25.000/kg |
|
25.000 |
|
Daging ayam |
17.000/kg |
2kg |
34.000 |
|
Daging ayam (filet) |
25.000,00/kg |
1,5 kg |
37.500 |
|
Gas |
13.000,00/tabung |
1 tabung |
13.000 |
|
Ongkos |
50.000 |
- |
50.000 |
|
Total biaya
per-100 porsi |
Rp 201.500 ,00 |
||
3.2.6
Biaya Umum Usaha
|
Jenis Biaya
Umum Usaha |
Jumlah Biaya/Bulan |
|
1. Sewa tempat |
Rp 100.000 |
|
2. Gaji penjual |
Rp 400.000 |
|
Total Biaya
Umum Usaha per bulan: |
Rp 500.000 |
3.3
Manajemen Sumber Daya Manusia
3.3.1
Aspek Organisasi
-
Koordinator bisnis : Salwa Hayati
-
Bagian produk : masih dalam pencarian
- Bagian keuangan :
masih dalam pencarian
-
Penjual : masih dalam pencarian
3.3.2
Perizinan
Hanya melapor ke RT/RW setempat, serta pemilik tempat usaha tersebut, yaitu di sebrang kampus Universitas Galuh.
3.4
Manajemen Keuangan
3.3.1
Proyeksi Keuangan Modal
keseluruhan
|
Jenis modal |
Jumlah biaya
(RP) |
|
Biaya
pendirian usaha Pemasangan sarana penunjang Biaya Modal Produk Biaya Umum Usaha |
Rp 5.915.000 Rp 201.500 Rp 500.000 |
|
Total biaya |
Rp 6.616.500 |
·
Pembagian modal Modal Sendiri :
Investor :
Biaya
produk per-unit Menu A dan B:
Analis Keuntungan Harga
Jual Produk Menu A dan B:
Keuntungan:
Menu A : 30 porsi
x (12.000-5.000) = Rp
Menu B : 30 porsi
x (20.000-3.000) = Rp
Total keuntungan per-hari = Rp .......
Total keuntungan perbulan = Rp ......
Analisis Kelayakan Usaha Keuntungan bersih
per-bulan
= Total Keuntungan-Biaya Umum Usaha
= Rp XXX– Rp XXX
= Rp XXX
Periode
pengembalian modal
=Total Biaya
Modal Pertama/Total Keuntungan Bersih
=XXX
= XXX Bln
Melihat
periode pengembalian modal hanya jangka waktu
xxxx, dengan perkiraan penjualan 100 porsi per-hari, maka bisnis inidikatakan
SANGAT LAYAK untuk dijalankan.
3.5
Penjadwalan
|
Kegiatan |
Jadwal Pelaksanaan (dalam mingguan) |
|||
|
1 |
2 |
3 |
4 |
|
|
Survey pasar |
X |
|
|
|
|
Survey lokasi usaha |
X |
|
|
|
|
Survey supplier |
|
x |
x |
|
|
Perizinan |
|
|
x |
|
|
Peresmian |
|
|
|
x |
|
Operasional |
|
|
|
x |
BAB IV
Kesimpulan dan Saran
4.3
Kesimpulan
- Mie
Ayam Pelangi merupakan bisnis yang bergerak di bidang kuliner. Makanan ini berbahan dasar Mie yang terbuat dari
campuran sayuran sebagai pewarna alami. Seperti warna orange dari sari pati
wortel, warna hijau dari sawi, warna merah dari buah naga. Usaha ini
ditempatkan di tempat-tempat strategis di sekitar kampus.
- Tujuan
pemasaran bisnis ini sendiri pada jangka pedek ini adalah untuk membuat „product awareness‟, sedangkan jangka panjangnya adalah
untuk memaksimalkan profit dengan pangsa
pasar yang maksimal.
- Melihat
periode pengembalian modal hanya jangka waktu
xxx, dengan perkiraan penjualan
100 porsi per-hari,
maka bisnis ini dikatakan SANGAT LAYAK untuk dijalankan.
4.4
Saran
- Alangkah
baiknya kita turut membantu perekonomian Indonesia dengan menjadi seorang wirausaha, masih banyak kesempatan untuk kita mengisi
pasar di Indonesia
dalam berbagai segmen.
- Saat
ini bisnis kuliner sangat menjanjikan. Masyarakat selalu mencari sesuatu
yang baru setiap harinya.
- Mie Ayam Pelangi berani mengatakan mampu menjawab tantangan
pasar tersebut. Apalagi
jika melihat keuntungannya, bisnis ini sangat layak untuk dijalankan.
Komentar
Posting Komentar